Keberadaan
AC(Air Conditioner) Dalam Kehidupan Sehari-hari
I.
Teori :
Kata teknologi secara
harfiah berasal dari bahasa latin’’texere’’yang berarti menyusun atau
membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada
penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan
dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu
rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi
ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hal yang
diinginkan. Jacques Ellul (1967) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan
metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap
kegiatan manusia.
Teknologi adalah suatu tubuh dari ilmu pengetahuan dan rekayasa (Engineering)
yang dapat diaplikasikan pada perancangan produk dan atau proses atau pada
penelitian untuk mendapatkan pengetahuan baru. Kemajuan teknologi adalah
sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan
teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap
inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.
Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas
manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak
manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade
terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan menghasilkan hal-hal negatif.
Menipisnya lapisan ozon berdampak pada tidak tersaringnya sinar
ultraviolet dari matahari yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Sementara
peningkatan efek rumah kaca, dapat mengakibatkan kenaikan suhu bumi secara
global yang dapat mengganggu keteraturan iklim dunia. AC
di rumah anda memang diakui sangat bermanfaat. Tapi tanpa kepedulian dalam
pengoperasian dan pemeliharaannya, AC yang sepertinya sederhana bisa mengancam
keamanan dan kesehatan kita, keluarga kita dan mungkin anak cucu keturunan
kita.
II.
Riset :
Setelah saya melakukan riset, ternyata kakek dan nenek
saya kurang menyetujui
keberadaan AC
(Air Conditioner) dalam kehidupan sehari-hari, itu semua dikarenakan banyaknya
hal negatif yang terdapat pada AC jika kita memasangnya di dalam rumah,
terutama di dalam kamar. Menurutnya, hal-hal negatif dalam pemasangan AC di
dalam rumah diantaranya ialah
:
1) Karena
terdapat banyak penyakit
Menurutnya, memasang AC di dalam rumah,
terutama di bagian kamar, sangat berbahaya bagi kesehatan, karena terdapat
banyak penyakit jika kita memasang AC. Penyakit itu diantara lain ialah seperti
kulit kering, sesak nafas, penyakit pada paru-paru, infeksi saluran pernafasan
dan alergi,dan lainnya. AC juga bisa mengancam kita tertular penyakit, hal itu
terjadi karena minimnya sirkulasi udara di dalam ruangan ber AC dapat
berpotensi menularkan bakteri orang yang sedang sakit dengan orang yang berada
di sekitarnya yang berada dalam ruangan tersebut.
2) Membuat
orang menjadi malas
Menurutnya,
memasang AC di dalam rumah, dapat membuat orang menjadi malas saat bangun pagi, terlebih
ketika ingin bangun untuk shalat subuh.
III.
Jawaban Riset
Sebenarnya, penggunaan AC dalam kehidupan sehari-hari
juga terdapat banyak
hal positifnya, itu semua tergantung orang yang menyikapinya, dibawah ini adalah contoh-contoh
hal positif dari penggunaan AC dari kehidupan sehari-hari yang menjawab semua kekurangan-kekurangan yang ada dalam riset diatas :
· - Sebaiknya
luangkan waktu, walaupun sedikit, untuk berjalan-jalan keluar ruangan. Selain baik bagi tubuh, pikiran juga akan terasa lebih rileks.
· - Jangan biarkan
udara AC langsung mengenai tubuh, karena dapat berefek buruk pada kesehatan.
· - Aktifitas
fisik, terlebih olahraga teratur, sangat dianjurkan.
· - Jagalah
kebersihan, secanggih apapun fasilitas yang digunakan.
· - Biarkan
sesekali udara dan cahaya masuk ke dalam ruangan ber-AC, untuk memberikan efek fresh pada
udara dalam ruangan tersebut.
· - Letakkan
tanaman indoor di ruangan yang ber-AC tersebut.
· - Gunakan hanya
AC yang bebas CFC atau freon, karena ratifikasi standar lingkungan dunia sudah mengharuskan penghapusan terhadap CFC yang dapat mengakibatkan kerusakan lapisan ozon dalam waktu yang lama.
